Friday, August 2, 2013

Patok






Saat kerumunan awan masih menggelayut di ujung langit
Dan garis batas pelangi belum sepenuhnya tegas

Kau hadir

Kemunculanmu di sore yang masih ku anggap biasa itu
Ajaib
Pekikanmu melengking, menyentak sadar yang masih ragu
Mendesak butiran merjan yang selanjutnya dengan hebat ku lawan

Kau
Adalah makna baru yang belum sepenuhnya ku pahami
Apalagi ku mahiri


Garis pelangi belum sepenuhnya tegas setelah hadirmu
Pun begitu dengan awan

Namun satu hal yang jelas

Kau adalah aku
Adalah patok
dimana sebuah makna telah tertambat
Adalah titik
dimana aku harus insafi perjalananku
Adalah pasti
ditengah fluktuasi asa dan imaji
Adalah ide
yang siap merongrong hening
Adalah imaji
yang menerjang liar hingga ke sudut tersempit, ruang terjauh, dan cela terdalam
Adalah api
Adalah cinta
dimana keberanian dan kebijaksanaan diperam

Saat pelangi samar hadir di tiap sore ku
Kan ku pastikan patok itu masih ada


___

Powelua – Donggala, 30 April 2013
untuk Patok-ku, Jagoan kecil-ku

ilustrasi: kfk.kompas.com dan dokumentasi pribadi
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment